Jakarta, CNN Indonesia

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti memaparkan bukti masyarakat makin puas dengan layanan jaminan kesehatan nasional.

Menurut Ali, salah satu bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat adalah meningkatnya biaya jaminan kesehatan yang dibayarkan tahun lalu sekitar Rp45,4 triliun menjadi Rp158,8 triliun.

“Tahun kemarin saja contohnya, kepercayaan masyarakat itu meningkatnya tajam sekali terhadap BPJS, kepuasannya meningkat, utilisasinya itu meningkat tajam sehingga tahun kemarin kami mengeluarkan tambahan (biaya) saja Rp45 triliun,” ujar Ali dalam podcast Money Honey CNNIndonesia, Rabu (22/5).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati demikian, Ali mengajak kerja sama antara pemerintah dengan swasta untuk menanggung bersama-sama jaminan kesehatan masyarakat. Hal itu untuk menjaga keberlanjutan dan ketahanan BPJS Kesehatan.

“Suatu ketika kan enggak cukup ya, sehingga pabrik private partnership, kerja sama antara pemerintah swasta itu penting gitu. Itu nanti dibiayai semua bersama-sama, enggak bisa hanya dari pabrik saja,” ujarnya.

Saat ini, sambung Ali, pihaknya terus berbenah untuk melakukan transformasi mutu layanan dengan mengusung tiga indikator yakni mudah, cepat, dan setara.

“Setara itu artinya tidak diskriminatif. Jadi jangan sampai kalau (peserta) BPJS ‘Anda peserta BPJS ya? Mau operasi ya kita kasih seperempat saja?’ Oh enggak bisa, enggak boleh itu,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga menerapkan sistem anti-fraud untuk mencegah penyelewengan pembayaran oleh oknum rumah sakit.

“Fraud itu dia menguntungkan dirinya dengan cara melanggar aturan atau hukum begitu. Itu ada beberapa, jadi kami ketatkan,” terangnya.

[Gambas:Video CNN]

(wlm)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *